SMK Negeri 2 Subang Sebagai Sekolah Pencetak Wirausaha


Saat ini, pendidikan kewirausahaan di SMK diimplementasikan dalam berbagai bentuk pembelajaran berbasis produksi dan bisnis, seperti Teaching Factory, atau Techno Park. "Kegiatan ini merupakan praktik nyata dari mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).

Seperti halnya SMKN 2 Subang memiliki pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) yang terintegrasi oleh mata pelajaran produktif atau kompetensi keahlian yang merupakan pengembangan nilai kewirausahaan dalam pembelajaran.

Menurut Koordinator SPW SMK Negeri 2 Subang, Amillia Surna, S.Pd., sejak dibentuknya Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) para Taruna dan Taruni yang sudah terdata sebanyak 125 orang.

Program SPW ini, jelas Amillia, akan memberikan pemahaman mental dan skill mengenai cara berwirausaha sampai proses penjualan suatu produk kepada entrepreneur muda dari kelas XI dan XII.

Melalui program ini, lanjut Ammilia, diharapkan menjadi solusi ketika lulusan SMK bisa memandirikan masa depannya dengan berwirausaha. “Kehadiran SPW memberi angin segar terhadap para Taruna dan Taruni yang berjiwa entrepreneur,” katanya belum lama ini.

Terbukti ketika acara pelantikan Taruna Angkatan ke XX, sebut Amillia, banyak taruna dan taruni dari berbagai kompetensi keahlian yang menjajakan produknya. Dalam open booth banyak menjual berbagai variasi jenis makanan khas Sunda yang dijual, seperti bacang, cilok, timbel, pepes cucut, pangsit kriuk, dan puding.

Selain itu papar Amillia, ada juga aneka minuman segar sampai mainan truck oleng. Bahkan, dari acara pelantikan tersebut omset yang di dapat SPW mencapai Rp 1,5 juta. “Ini berdampak kepada semangat jiwa wirausaha Taruna dan Taruni dalam mengaplikasikan skill secara nyata,” tuturnya.

12 views0 comments