Pendampingan Program Revitalisasi Kemaritiman di SMK Negeri 2 Subang tahun 2018

Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia yang kemudian menjadi rujukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan SMK untuk mengimplementasikan program revitalisasi SMK di seluruh Indonesia. Revitalisasi SMK dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan potensi wilayah, sumber daya, dan kebutuhan riil tenaga kerja untuk mendukung perkembangan ekonomi dan pengembangan wilayah. Revitalisasi SMK diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK sekaligus memberikan pengaruh terhadap kualitas lulusan SMK yang akan menjadi sumber daya pembangunan di Indonesia. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pendampingan Revitalisasi SMK, agar program dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran dan tepat waktu dalam pelaksanaannya. Tim pendamping ini berasal dari perguruan tinggi, DU/DI, P4TK maupun LP3TK .  Pendampingan program revitalisasi kemaritiman di SMK Negeri 2 Subang pada tahun 2018 akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2018. Pendamping adalah pengajar/ dosen PIP (Politeknik Ilmu Pelayaran ). Tim pendamping bersama-sama dengan SMK memprioritaskan program revitalisasi sehingga sekolah memiliki keunggulan berbasis potensi wilayah dan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan industri.

SMK untuk mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing unggul dalam persaingan kerja secara nasional maupun global. Tim pendamping bersama-sama dengan SMK memprioritaskan program revitalisasi sehingga sekolah memiliki keunggulan berbasis potensi wilayah dan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan industri.